BPHTB

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

BPHTB adalah pungutan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan. Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas dan atau bangunan oleh orang pribadi atau badan.

Hak atas tanah adalah hak atas tanah termasuk hak pengelolaan, berserta bangunan di atasnya sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, Undang-undang Nomor 16 tentang Rumah Susun dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lainnya.

Dasar pengenaan atas bea perolehan hak atas tanah dan bangunan dari nilai perolehan obyek pajak dengan besaran tarif sebesar 5% dari nilai perolehan obyek pajak.

Dengan semakin pesatnya pertumbuhan penduduk, dan masih banyaknya masyarakat yang belum memahami UU di atas, semakin banyak orang yang tidak bisa hidup lebih baik karena tidak memiliki dana minimal 5% dan biaya-biaya lainnya, yang hampir 10% dari obyek yang harus diolahnya. Meskipun, obyek tersebut merupakan obyek warisan dari orang tua atau keluarga.

Contoh :
Karena kebutuhan hidup, Bp. A harus menjual sebagian tanah, yang diwariskan dari  ayahnya, yang mana ayahnya dapat dari kakeknya. Ayahnya saat ini tidak memiliki cukup dana untuk membaliknamakan seluruh warisan yang diterimanya kepada anak-anaknya. Demikian pula anak-anaknya. Sementara itu, harga semakin membumbung tinggi, pembelipun tidak sanggup jika proses itu dibebankan kepadanya. Dan banyak permasalahan lain yang sering terjadi di dalam permasalahan tanah, bangunan dan obyek lainnya yang memiliki kesulitan proses karena permasalahan pendanaan.

Takaful, membantu merencanakan pengadaan dana untuk pembiayaan untuk itu semua.
Sehingga ahli waris atau orang-orang tercinta yang berhak memiliki dan memanfaatkan obyek pajak tersebut.

Ada yang ingin disampaikan, berbagi pengalaman, berbagi informasi, pertanyaan dan lainnya tentang BPHTB atau produk diatas, silakan hubungi : halo.takaful@gmail.com
Atau telpon di 021-2870-3834, 021-9833 8943.

Posted in Asuransi Warisan, Produk | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mendaftar Menjadi Agen Takaful

Persyaratan menjadi agen Takaful :

  1. Mengisi formulir pendaftaran agen
  2. Melampirkan fotokopi KTP/SIM, NPWP dan KK
  3. Melampirkan fotokopi halaman pertama buku rekening Muamalat atau Bank Syariah Mandiri
  4. Melampirkan pasfoto 3X4 atau 4X6 1 helai

Atau kirim email ke halo.takaful@gmail.com, dengan subject DAFTAR AGEN

Selamat bergabung dengan barisan da’wah ekonomi syariah, yang halal dan berkah, bersama Takaful Indonesia, Pertama Murni Syariah dan Istiqomah dalam Syariah

 

Posted in Agency, Dana Pendidikan Anak | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Keunggulan Takaful

Takaful Indonesia Logo
You need to upgrade your Flash Player

Mengapa harus memilih Takaful ?

1. Murni Syariah (Halal)

Adanya kepastian bahwa produk yang di pasarkan adalah halal, karena selain Takaful hanya melayani produk-produk yang halal dengan cara yang halal saja, juga semua produk bahkan system operasional, investasi, asal muasal dana klaim, diawasi penuh agar sesuai fatwa Dewan Pengawas Syaraiah sehingga jelas kehalalannya. Ini prinsip dasar bagi setiap muslim. Dimana apa yang digunakan bukan sekedar baik, tetapi juga harus halal. Dewan Pengawas Syariah juga memberikan pengawasan terhadap system operasional dari sejak produk akan di luncurkan hingga pelayanan klaim.

2. Sesuai Syariah (berkembang mengikuti aturan syariah)

Dalam perkembangan dunia fiqh muamalat (aturan bertransaksi), selalu saja ditemukan dalil-dalil (dasar-dasar) naqli (Al Qur’an) maupun dalil aqli (As Sunnah, Ijtihad dan lainnya) yang terus digali oleh para ulama (ahli ilmu) dan fuqaha (ahli fiqh). Takaful, selalu mengikuti perkembangan fiqh tersebut, dengan kontrol penuh dari Dewan Pengawas Syariah

3. Akad Ta’awun (tolong-menolong, saling menanggung)

Takaful menggunakan aqad yang jelas halal, yakni ta’awun, di mana menjadikan seluruh peserta saling menanggung bila terjadi musibah dengan memberikan sebagian tabaru’ atau derma, hal ini terjadi sejak perjanjian memulai asuransi.

3. Jelas sumber dananya (terhindar dari gharar)

Adanya pemisahan dana cadangan klaim dengan asset atau tabungn peserta, dengan pemisahan ini berarti sejak awal ada kejelasan sumber yang di gunakan untuk membayar klaim.

4. Pengelolaan hanya ditempat yang halal (terhindar dari maysir dan riba’)

Sistem Investasi sesuai dengan Syariah, Semua dana terkumpul di investasikan pada intrumen investasi Syariah, sehingga terhindar dari transaksi yang berbasis judi dan ribawi.

Salah satu ciri dari investasi syariah, adalah menggunakan bagi hasil, bukan bunga. Ciri-ciri dari bagi hasil, keuntungan dibagi antara investor dan pemilik usaha, dengan kesepakatan yang sudah ditentukan secara adil dan tergantung dari aktual keuntungan perusahaan. Jika perusahaan untung tinggi, maka bagi hasil juga tinggi. Jika keuntungan perusahaan rendah, atau bahkan rugi, maka bagi hasil juga rendah, atau bahkan rugi. Sedangkan bunga, sudah ditentukan tetap. Sehingga baik perusahaan untung atau tidak, tetap harus memabyar bunga sebesar yang sudah ditentukan. Dan ini sangat menguntungkan investor, tapi sangat merugikan perusahaan.

Sesuai dengan aturan transaksi syariah, Takaful sepenuhnya hanya mengelola yang syariah, di tempat yang syariah, sesuai dengan aturan syariah.

5. Kepemilikan dana sepenuhnya ada ditangan peserta (kendali di tangan peserta)

Kepemikian dana untuk produk investasi ada pada peserta sedangkan Perusahaan hanya sebagai pemegang amanah, yang memeroleh dana pengelolaan sesuai dengan ijin dari peserta.

6. Terhindar dari suap dan penyuapan (terhindar dari risywah)

Takaful dalam operasionalnya selalu mengikuti aturan syariah sejak pendirian sampai dengan pemasaran produk, dan semua yang terkait dengan ini, sesuai aturan syariah dilarang keras melakukan risywah (suap).

7. Pilihan produk dan manfaat di tangan peserta

Produk Takaful yang lengkap, semua produk ada, dan bukan paket. Peserta menentukan dan memilih sendiri produk dan manfaat sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya, tanpa diikuti rasa was-was hanya membayar premi dan kemanfaatannya tidak jelas.

Posted in Produk | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment